Laporan Wartawan Andi, Jurnal Jabar.

JURNALJABAR.com – Menumpuknya sampah yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di depan SDN Cibatok Enam, Kp. Cibatok, Desa Cibatok Satu, Kecamatan Cibungbulang, Kab. Bogor. Kini kian di sorot pemuda dan warga untuk gelar aksi besar besaran, Pasalnya buntut dari kekesalan kinerja kepala desa cibatok satu deni romadhon yang tak kunjung perhatian dan peduli di masyarakat. Rabu, (21/3/2018) Pagi tadi.

Baca juga : Mendorong Pembangunan Di Jawa Barat, ICER Regional Jabar Rencanakan Kegiatan.

Dalam pantauan JurnalJabar.com, sejumlah pemuda mengkritik hingga akan mengecam aksi unjuk rasa apabila persoalan tidak dituntaskan, Salah seorang tokoh pemuda jumar umang dalam akun media sosialnya mengatakan bahwa pemerintah rela meracuni anak bangsanya ketika belajar oleh bau sampah dan tidak menghargai tempat perisitirahatan terakhir.

“Inilah potret kampung desa cibatok satu, kalo kita dikubur ditempat seperti itu apa mau? Dimana hati nuraninya. Dan kita siap berserta masyarakat untuk turun kejalan, tinggal menentukan waktunya”. Sambungnya di akun medsos pribadinya.

Selain itu, Rukmana osman salah satu aktivis gerakan masyarakat (GERAM) masalah ini sudah sangat mendesak, sebab menurutnya jalan kampung sudah dibangun tapi kenapa ada TPS berada di TPU.

“Kan ga enak jg jika didengar, kalo di ditinjau pemkab, pasti pemdes yang akan rugi. Semoga hal ini dapat dicermati”. Ujar sapaan akrabnya komeng.

Baca juga : Fantastisnya Anggaran Asean Games 2018, Aktivis Menduga Ada Ketidakberesan Di Menpora

Dalam pantauan ratusan komentar, salah satu Ketua OKP Desa Kotabic Bersatu askur menjelaskan, tempat penampungan sampah akhir se desa cibatok satu sudah di realisakan.

“Silahkan kontrol di kampung cisauk, percis di pinggir kolam pembangunannnya”. Tanggapnya dalam akun media sosial.

Namun, hal itu mendapat balasan hangat, sebab pada saat itu, jumar umang langsung memantau TKP pembangunan, tapi menurutnya tidak ada yang dibangun.

“Saya sudah di TKP, kok ga ada ya? Ini lagi sama warga cisauk, menurut dia tidak ada pembangunan”. Kesalnya.

Ditempat yang berbeda, saat JurnalJabar.com menghubungi Ketua Umum Geram yang saat ini sedang ada kegiatan di papua, ia mengatakan. Tentunya persoalan ini tidak akan tuntas, sebab kinerja kepala desa cibatok satu ini perlu dipertanyakan warga dan pemuda.

“Sudah saatnya ketegasan camat cibungbulang hingga bupati yang harus menindak tegas, saya mengusulkan baik inspektorat maupun kejaksaan silahkan di selidiki, sebab saya curiga ada keganjalan di persoalan alokasi dananya”. Singkatnya [Sul]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
311
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •