Laporan Wartawan Nanda Basuki, Jurnal Jabar.

JURNALJABAR.com – Pembekukan IS (17) oleh Polda Metro Jaya, Penyebabnya akibat  Mashita Oktaviani (17) di bunuh. Saat penangkapan IS dalam kondisi mabuk.

“Pelaku tertangkap di rumahnya di Kampung Bulak, dalam kondisi mabuk, tidak ada perlawanan dari pelaku” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/12/2017).

Argo menjelaskan, Mashita korban kekesalan IS. Dalam kejadian saat membunuh Mashita, IS diduga kesal dengan rekan sama-sama pengamen berinisial R.

Baca juga : Polresta Depok Sebar Sketsa Pemerkosaan Karyawati BUMN.

Ilustrasi Pembunuhan. Foto : Istimewa

Akibat ulahnya, IS terancam dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau pasal 76 C Juncto Pasal 80 ayat (3) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dalam pengungkapan kronologisnya Terungkap Mashita dibunuh IS di depan gerbang Perumahan Alinda Kencana, Bekasi Utara, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017) sekitar pukul 01.30 WIB (Dini hari) Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Mio ber nopol B 36** FMM.

Baca juga : Mutilasi Korban Di Karawang, Reskrim Polres Ungkap Ciri – Ciri nya.

Mashita saat itu sedang memainkan handphone pribadinya. Belakangan diketahui, sepeda motor korban rusak dan sedang menghubungi kakeknya.

Setengah jam kemudian, secara mendadak pelaku datang dari arah belakang dan menarik korban hingga terjatuh dari motornya. Tak cukup sampai di situ, pelaku langsung menyerang korban dengan sebilah celurit hingga tewas. Ungkap Mapolda Metro Jaya Saat Menjelaskan Kronologisnya. [Troy]

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •