Laporan Wartawan Mustika SYG, Jurnal Jabar.

JURNALJABAR.Com– Menjelang Natal dan Tahun Baru, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar di Kota Bandung untuk mengecek stok, kualitas dan harga bahan pangan.

Sidak dilakukan Kapolda di Pasar Sederhana, Jalan Jurang, Kota Bandung, Selasa (12/12) pagi, bersama Dinas Perdagangan Jabar dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).

Baca juga : Deddy Mizwar Raih Tiket Partai Demokrat Di Pilgub Jawa Barat

Di pasar, Irjen Agung mendatangi satu persatu kios pangan dari mulai kios beras, daging ayam, daging sapi, ikan asin, telur, tahu, dan sayuran. Kapolda mengecek apakah bahan makanan yang dijual layak konsumsi dan menanyakan apakah ada kenaikan harga.

Penjual Sayur Mayur Sedang Menjalani Transaksi Jual Beli. (12/12) Foto : Istimewa

Di kios penjual ayam potong, daging sapi, dan tahu, Kapolda juga melakukan pengecekan kandungan formalin pada bahan pangan tersebut. Setelah dicek bersama petugas BPPOM, ternyata ayam potong yang dijual memang layak dikonsumsi.

Baca juga : PT. PLN Gandeng Kerja Sama Dengan Francis

“Dari hasil pemantauan untuk harga masih terbilang normal, meskipun ada sedikit kenaikan harga telur dan cabai,” kata Kapolda.

Aktivitas Penjual Daging Di Pasar, Menjelang Sidak (12/12) Foto : Istimewa

Harga telur mengalami kenaikan dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Harga cabai untuk jenis Tanjung naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Sementara untuk daging sapi, harga saat ini terbilang normal di kisaran Rp 130 ribu per kilogram.

Menurut Agung, kenaikan harga tersebut masih terbilang normal karena faktor dari produsen. “Kalau yang naik karena faktor alam atau dari sananya itu mekanisme pasar saja,” kata Agung.

Baca juga : BKMG : Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Di Wilayah Jawa Barat

Agung mengatakan, polisi perlu terjun ke lapangan untuk mengecek stok, kualitas, dan harga kebutuhan pangan, karena dapat berpengaruh pada stabilitas kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

Polisi, menurut Agung, juga turut mengawasi adanya ‘permainan’ harga di pasar. Namun sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi tersebut.

“Kalau ada lonjakan harga yang signifikan tim satgas pangan akan melakukan penyelidikan. Kalau ada alat bukti, kita lakukan penyidikan dan akan dilakukan penegakan hukum,” ujar Kapolda [Troy]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
81
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •