Laporan Wartawan Haidy Arsyad, Jurnal Jabar

JURNALJABAR.com – Badan Kependudukan Keluarga berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar menggelar Sosialisasi Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kampung Pangaduan Kuda, RT 01 RW 08, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung.

Sosialisasi integrasi Kampung KAB  ini dihadiri pejabat BKKBN Provinsi Jawa barat (Jabar) yang diwakili Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) KKBN Ir.Pintauli Siregar. Hadir juga anggota DPR RI dari Komisi 9 yang di wakili Ida Royani Bidang Pemberdayaan perempuan dari DPC – Fraksi PDI Perjuangan, dan Maman Supardi, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak , Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor.

Baca juga : Fantastisnya Anggaran Asean Games 2018, Aktivis Menduga Ada Ketidakberesan Di Menpora

Baca juga : Pengamat : Indeks Akan Terus Naik, Apabila Jaro Ade Bersanding Dengan Arif Abdi Di Pilbup Bogor

Kegiatan ini dilakukan secara kreatif, diisi dengan pagelaran kesenian Sunda, yaitu tari Jaipong dari Bunda Gumilang dan pembagian doorprize berupa sepeda gunung, Hanpone dan beberapa buah Chargeran Power Bank.

Acara  berlangsung di halaman Gedung sekolah PAUD Bunda Gumilang, puluhan peserta hadir mulai dari Pemerintahan Desa setempat, PKK, Kader Posyandu, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar, melalui, Ir Pintauli Siregar, kepala bidang Keluarga Sejahtra dan Pemberdayaan keluarga (KSPK), menyatakan bahwa program KB diharapkan dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga bisa memutus mata rantai kemiskinan

“KB mendidik dan mengarahkan masyarakat untuk memiliki perencanaan dalam keluarga, perencanaan usia ideal perkawinan bagi remaja, jarak ideal melahirkan, jumlah anak hingga pada perencanaan pendidikan, kesehatan dan ekonomi bagi keluarga,” kata Pintauli, Kepada Jurnaljabar.com , Baru baru ini.

Dikabupaten terdiri 40 Kecamatan, tentunya sosialisasi integrasi program kampung KB ini akan terus dilakukan dengan target sampai 2019 mendatang Kehadiran Kampung KB, imbuh Pintauli, bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan bahagia,” imbuhnya.

Prinsipnya Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil  kebih bahagia, sejahtera, serta terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” tambahnya.

Baca juga : Team Sembilan Pastikan 40 Kecamatan Tuntas Terbentuk, Bacabup Bogor Nungki Diujung Tanduk.

Baca juga : Mendorong Pembangunan Di Jawa Barat, ICER Regional Jabar Rencanakan Kegiatan.

Dia mengatakan, dalam Program KB juga terdapat program terkait pendidikan, keluarga berencana dan kesehatan maupun kegiatannya lainnya orientasinya untuk meningkatkan taraf hidup yang berkualitas dari kesenjangan sosial,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Kampung KB tersebut atau program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tujuannya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk yang dibuat seimbang atau ideal,” tandasnya.

Program tersebut bekerjasama dengan lembaga lembaga pemerintah daerah, mitra kerja serta instansi terkait. Hal ini dikatakan dari Komisi 9 melalui Ida Royani DPC  Fraksi PDI Perjuangan bidang Pemberdayaan Perempuan,” Kampung KB merupakan salah satu bentuk miniatur pelaksanaan total program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh yang melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN.

“Momentum ini bukan untuk kaum perempuan saja, tetapi untuk laki laki pun sangat penting untuk pahami. Pasalnya, kampung KB dibuat bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam upaya peningkatkan kualitas hidupnya sehingga memiliki ketahanan dan kesejahteraan yang lebih baik,” terang Ida.

Baca juga : Presidium Alumni BEMNUS Kecam Presiden AS Donald Trump Soal Yerusalem

Baca juga : Rekomendasi Partai Golkar Untuk Ridwan Kamil, Resmi Di Cabut?

Ida Royani yang merupakan mantan Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, menuturkan,” Program tersebut,  salah satu upaya untuk memastikan masyarakat  melaksanakan konsep hidup sehat dan sejahtera.

“Penggarapan program pembangunan berbagai sektor terkait di Kampung KB ini diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat dengan fasilitas dari Kepala Desa, Ketua RW, Ketua RT, Penyuluh KB, PKK, Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), tokoh masyarakat, kader serta lintas sektor terkait,” harapnya. [Sul]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •