JurnalJabar.com, Bogor – Kunjungan bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Desa Cibatok Satu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, bermaksud untuk bertemu para petani di wilayah tersebut, Sabtu (29/7/2017).

Kang emil sapaan akrabnya mengklaim kunjungannya kali ini untuk mendengar aspirasi dan keluhan para petani di sana.

“Saya kan anak kota, nggak ngerti soal pertanian. Makanya saya harus dengerin problemnya apa. Kalau nanti jadi gubernur, saya tahu apa yang harus dibantu untuk petani,” terang Emil.

Emil menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas dan padat dengan jumlah penduduk paling banyak se-Jawa Barat.

Ia menyebut ingin membawa perubahan yang sudah dibuatnya di Kota Bandung ke lingkup yang lebih luas di level provinsi.

“Alhamdulillah, kredit melati telah mengupayakan meningkatkan kelompok ibu-ibu pelaku wirausaha UKM sebanyak 3.000 orang dan membebaskan mereka dari jerat rentenir,” klaim dia.

Ia berharap, program serupa juga dapat diwujudkan di lingkup provinsi Jawa Barat, seandainya nanti terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.

Temu wicara emil dengan petani di kabupaten bogor pun dibuka sesi tanya jawab terkait masalah yang terjadi.

Seorang aktivis mahasiswa yang juga warga bogor, Hasyemi Faqihudin mempersoalkan ketahanan pangan dan komitmen kedaulatan dalam sektor pertanian, pertenakan, dan pemberdayaan SDM di jawa barat.

“Mengacu UU No 18/2012 tentang pangan, yg hakikatnya menjadi kebutuhan dasar manusia, dengan kondisi jawa barat yg kaya akan lahan produktif, kok tetapi marakanya konversi pengalihan lahan, lalu mau dibawa kemana kesejahteraan petani?” Tandasnya.

Ia menambahkan, permasalahan kompleks di jawa barat, khususnya dikabupaten bogor. Seharusnya kang emil mewacanakan langkah kongkritnya, bukan hanya perbandingan dan tebar prestasi yg kini menjabat walikota bandung.

“Ini scoopnya luas loh, setiap daerah memiliki masalah yg berbeda, tadi saja yang ia jawab tidak memuaskan petani, banyak lahan yg dialihkan kok, tanya saja petani disini” tegas Hasyemi mantan korwil DKI BEM Se-Nusantara.

Hasyemi berharap, semoga ada pemimpin di jabar nanti, yang siap menghadapi para pengusaha yang hanya bisa merampas kesejahteraan masyarakat, terlebih petani.

“Ya kita liat saja nanti, saya menantang kang emil, apakah sanggup atau tidak selesaikan persoalan pertanian ini”. Tutupnya. (GM/GI)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •