Laporan Wartawan Ahyarudin RJ, Jurnal Jabar.

JURNALJABAR.com – Panwaslu Kota Cirebon melalui Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi, M. Beny Isnaeni menyatakan profesionalisme penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Panwaslu dapat ditinjau berdasar kemampuan diri sebagai petugas penyelenggara terhadap penguasaan tugas dan tanggung jawab.

Dengan menguasai tupoksi, maka dapat meminimalisir sikap saling menyalahkan antar penyelenggara. Sebaliknya, akan saling mengingatkan dan mengisi kelemahan antar penyelenggara. Dengan kata lain, akan terbangun kerjasama yang sinergis.

Baca juga : Demiz Sindir, Izin Meikarta Hanya 84,6 Hektar, Terus Mereka Mau Jual Apa?

“Bagaimanapun jumlah penyelenggara itu lebih sedikit dibandingkan jumlah pemilih di kota Cirebon,” kata Ang Beny sapaannya.

Logo Resmi Panwaslu. Sumber Foto : Wikipedia

Lanjut Beny, pihaknya akan selalu memonitoring kinerja petugas-petugas penyelenggara di bawah pengawasan Panwaslu, terutama PPS dan PTPS. Disamping itu, peningkatan mutu dan kualitas SDM penyelenggara kepemiluan terus ditingkatkan.

“Mengkondisikan para penyelenggara agar bertindak secara profesional, indikasinya dapat dilihat dari penguasaan diri terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara,” kata Ang Beny di kesekretariatan KPU kota Cirebon saat acara Bimtek Terpadu, Sabtu (09/12/12). [Sul]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •