Laporan Wartawan Dodo PR, Jurnal Jabar.

JURNALJABAR.com – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karawang menemukan ciri-ciri khusus pada mayat wanita tanpa kepala dan kaki yang ditemukan dua hari silam. Ciri-ciri tersebut diharapkan bisa membuka tabir identitas korban, sehingga polisi bisa lebih mudah mengejer pelaku pembunuhnya.

Kasatreskrim Maradona Armin Mappaseng menyebutkan, ciri-ciri spesifik pada bagian mayat tersebut adanya tato pada bagian dada dan punggung kanan korban. Sabtu (9/12/2017) lalu.

Baca juga : Demiz Sindir, Izin Meikarta Hanya 84,6 Hektar, Terus Mereka Jual Apa?

“Pada dada korban ditemukan tato bertuliskan stones atau rolling stones. Sedangkan bada bahu belakang sebelah kanan ada tato bergambar wanita bersayap yang sedang duduk,” ujar Maradona,

Selain dua tada khusus itu, lanjut Maradona, polisi menemukan BH pakaian yang diduga milik korban yakni berwarna merah yang sebagian telah habis terbakar. Kemudian kaus warna coklat merk 3second, dan switer warna abu-abu bertuliskan ‘Green’.

Maradona berharap masyarakat yang mengenali ciri-ciri itu segara melapor ke Polres Karawang atau menghubungi nomor telefon 0859 7280 0212.

“Jika ada warga yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri yang telah disebutkan itu, segara lapor. Atau ada warga yang sempat melihat tanda-tanda pada mayat itu, segera beritahu kami,” katanya.

Seperti diberitakan PR, sesosok mayat yang diduga korban mutilasi ditemukan di semak-semak Dusun Ciranggon, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jumat 7 Desember 2017. Mayat tersebut hanya berupa bagian badan dan tangannya saja. Sementara bagian kepala dan kakinya sudah terpotong.

Polisi menduga potongan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Untuk menghilangkan jejak jahatnya, pelaku memotong kepala dan kaki korban. Bahkan pelaku membakar bagian tubuh korban hingga gosong.

Olah TKP

Kepala Kepolisian Resor Karawang, Hendy Febrianto Kurniawan yang datang ke lokasi penemuan mayat  menuturkan, diduga kuat korban dibunuh dan dibakar di lokasi tersebut. Namun demikian, polisi masih terus melacak kasus itu dengan cara mencari barang bukti lain untuk menguatkan dugaan tersebut.

Baca juga : Sambangi Rektor STKIP Muhammadiyah Bogor, Jaringan Mahasiswa Siap Kawal Pemilu 2018

“Kami sudah melakukan olah TKP dari Kamis hingga Jumat 8 Desember 2017 ini, Dari hasil analisa sementara korban dibunuh dan sempat dimutilasi. Diduga untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian membakar bagian badan korban,” ujar Hendy.

Dikatakan juga, hingga saat ini polisi masih mencari bagian tubuh korban lainnya untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami imbau warga yang menemukan kepala dan kaki korban segera lapor,” katanya. [Sul]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •